Senin, 25 Juni 2012
Penalaran Deduktif
Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuensi.
Minggu, 24 Juni 2012
Pengertian dan Hakikat Manusia
1. Pengertian Manusia
Dalam ilmu kimia
Manusia sebagai kumpulan partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.
Dalam ilmu fisika
Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari berbagai energi.
Dalam ilmu biologi
Manusia yaitu makhluk biologis yang tergolong dalam golongan mamalia. Dan diklasifikan sebagai homo sapiens, dalam bahasa Latin yang berarti “manusia yang tahu”.
Dalam ilmu ekonomi
Manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan disebut homo economicus.
Dalam ilmu sosiologi
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
Dalam ilmu politik
Manusia merupakan makhluk yang berbudaya, disebut homo humanus (filsafat).
Manusia sebagai kumpulan partikel-partikel atom yang membentuk jaringan-jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia.
Dalam ilmu fisika
Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari berbagai energi.
Dalam ilmu biologi
Manusia yaitu makhluk biologis yang tergolong dalam golongan mamalia. Dan diklasifikan sebagai homo sapiens, dalam bahasa Latin yang berarti “manusia yang tahu”.
Dalam ilmu ekonomi
Manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan disebut homo economicus.
Dalam ilmu sosiologi
Manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri.
Dalam ilmu politik
Manusia merupakan makhluk yang berbudaya, disebut homo humanus (filsafat).
Menghilangkan Selulit
Apa Arti Dari Selulit
Sebagian besar wanita didunia memiliki selulit hampir sekitar 90 % selulit ditemukan pada wanita dewasa dan jarang sekali ditemui pada pria dewasa. Selulit adalah gumpalan – gumpalan kulit kecil akibat dari terhambatnya lemak yang mengalir melalui darah dalam tubuh, selulit biasanya ditemui berbentuk seperti kulit jeruk sunkist dan pada wanita yang sudah tua selulit keluar seperti urat halus berwarna kehijauan atau kemerahan.
Selulit biasanya terdapat pada paha, pinggir paha, sekitar selangkangan paha, pantat, perut dan pada orang gemuk biasanya terdapat di sekitar lipatan kulit belakang lutut dan juga terkadang terdapat pada ibu hamil.
Sebagian besar wanita didunia memiliki selulit hampir sekitar 90 % selulit ditemukan pada wanita dewasa dan jarang sekali ditemui pada pria dewasa. Selulit adalah gumpalan – gumpalan kulit kecil akibat dari terhambatnya lemak yang mengalir melalui darah dalam tubuh, selulit biasanya ditemui berbentuk seperti kulit jeruk sunkist dan pada wanita yang sudah tua selulit keluar seperti urat halus berwarna kehijauan atau kemerahan.
Selulit biasanya terdapat pada paha, pinggir paha, sekitar selangkangan paha, pantat, perut dan pada orang gemuk biasanya terdapat di sekitar lipatan kulit belakang lutut dan juga terkadang terdapat pada ibu hamil.
Sabtu, 23 Juni 2012
Trias Politika (Pemisahan Kekuasaan)
Definisi Trias Politika: pengelompokan kekuasaan negara atas kekuasaan legislatif (kekuasaan membuat undang-undang), kekuasaan eksekutif (kekuasaan melaksanakan undang-undang), dan kekuasaan yudikatif (kekuasaan mengadili)
Trias Politika merupakan konsep pemerintahan yang kini banyak dianut diberbagai negara di aneka belahan dunia. Konsep dasarnya adalah, kekuasaan di suatu negara tidak boleh dilimpahkan pada satu struktur kekuasaan politik melainkan harus terpisah di lembaga-lembaga negara yang berbeda.
Lembaga Negara yang menjalankan kekuasaan negara secara garis besar terbagi menjadi 3 bagian, yaituLegislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Legislatif adalah lembaga negara yang membuat peraturan perundang-undangan (DPR, DPD, MPR), Eksekutif adalah lembaga negara yang melaksanakan peraturan perundang-undangan (Presiden dan BPK), dan Yudikatif adalah lembaga negara yang mengawasi jalannya pemerintahan dan negara secara keseluruhan, menginterpretasikan undang-undang jika ada sengketa, serta menjatuhkan sanksi bagi lembaga ataupun perseorangan manapun yang melanggar undang-undang (MA, MK, KY).
Trias Politika merupakan konsep pemerintahan yang kini banyak dianut diberbagai negara di aneka belahan dunia. Konsep dasarnya adalah, kekuasaan di suatu negara tidak boleh dilimpahkan pada satu struktur kekuasaan politik melainkan harus terpisah di lembaga-lembaga negara yang berbeda.
Lembaga Negara yang menjalankan kekuasaan negara secara garis besar terbagi menjadi 3 bagian, yaituLegislatif, Eksekutif, dan Yudikatif. Legislatif adalah lembaga negara yang membuat peraturan perundang-undangan (DPR, DPD, MPR), Eksekutif adalah lembaga negara yang melaksanakan peraturan perundang-undangan (Presiden dan BPK), dan Yudikatif adalah lembaga negara yang mengawasi jalannya pemerintahan dan negara secara keseluruhan, menginterpretasikan undang-undang jika ada sengketa, serta menjatuhkan sanksi bagi lembaga ataupun perseorangan manapun yang melanggar undang-undang (MA, MK, KY).
Sabtu, 16 Juni 2012
Garuda Kalahkan MAS dan BatanTek yang Mengasia
Dua lagi perusahaan BUMN yang tahun ini melejit melampaui batas negara: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dan PT Batan Teknologi (Persero).
Garuda, secara mengejutkan, saat ini sudah lebih besar daripada Malaysia Airlines (MAS) dan Thai Airways, Thailand. Bahkan, sudah lebih besar daripada Air France! Value Garuda kini mencapai Rp 18 triliun. Sudah sekitar Rp 1 triliun lebih besar daripada MAS dan Thai. Dengan demikian, untuk Asia Tenggara kini Garuda tinggal kalah dari Singapore Airlines.
Memang tidak ada alasan bagi Indonesia untuk serbakalah dari sesama negara ASEAN. Di antara 10 negara Asia Tenggara, kekuatan ekonomi Indonesia sudah mencapai 51 persen sendiri. Baru yang 49 persen dibagi sembilan negara lainnya.
Di bawah direksi Garuda yang sekarang dengan Dirut Emirsyah Satar, prestasi itu akan terus bisa dipacu. Inilah direksi yang dari segi umur relatif masih muda-muda. Inilah direksi yang berada di puncak antusias dan gairahnya. Iklim seperti itu secara otomatis akan menjalar dan mewabah ke jajaran di bawah dan di bawahnya lagi.
Ekonomi Indonesia yang terus membaik memang bisa menjadi ladang subur bagi Garuda. Penambahan pesawat yang terus dilakukan, termasuk yang kelas 100 tempat duduk, akan membuat Garuda terbang kian tinggi.
Langkah terbarunya untuk bisa dipercaya Kanada sebagai pusat perawatan pesawat Bombardier se-Asia Pasifik memberikan hope yang lebih besar lagi. Dengan demikian, GMF AeroAsia, salah satu anak perusahaan Garuda, akan menjadi perusahaan kelas dunia juga. Ini karena pembuat mesin pesawat terkemuka di dunia lainnya, GE dari USA, juga sudah memercayakan perawatan mesin GE ke GMF AeroAsia.
Seperti tidak kalah dengan prestasi Garuda dan enam BUMN kelas dunia lainnya (BRI, Bank Mandiri, Telkom, BNI, PGN, dan Semen Gresik) kini muncul si cabe rawit: PT Batan Teknologi.
Tahun ini di bawah Dirut baru Dr Ir Yudiutomo Imardjoko, BatanTek tidak hanya bisa bangkit dari kuburnya. Bahkan, begitu bangkit langsung bisa berlari dengan kencangnya. Larinya pun ke mana-mana, termasuk ke puluhan negara Asia.
Padahal, pada 2010 lalu BatanTek sudah dicabut nyawanya. Ini gara-gara ada larangan internasional untuk melakukan pengayaan uranium tingkat tinggi. Ini dikhawatirkan bisa disalahgunakan menjadi senjata nuklir.
Sejak itu PT BatanTek berhenti memproduksi radioisotop. Tim BatanTek sudah berusaha mengubah proses pengayaan uranium menjadi tingkat rendah, tapi tidak mampu. Bahkan, BatanTek sudah mendatangkan ahli dari USA untuk menularkan pengetahuan proses uranium tingkat rendah. Tapi, ini juga gagal.
Akibatnya, rumah-rumah sakit yang selama ini menggunakan radioisotop dari BatanTek memilih membeli dari sumber lain. Semua pelanggan marah dan memutuskan hubungan. BatanTek praktis mati.
Untunglah Dr Yudiutomo datang dan menjadi dirut baru. Anak Maospati, Magetan, lulusan Fakultas Teknik Nuklir UGM ini memang bukan sembarang orang. Dia meraih gelar doktor di bidang nuklir di Iowa State University, USA.
Dr Yudiutomo mengajak ahli nuklir sealmamater di UGM, Dr Ing Kusnanto, untuk menjadi direktur produksi. Dr Kusnanto meraih gelar doktor nuklir dari Aachen, Jerman.
Karena PT BatanTek masih dalam keadaan sulit, sejak awal dua ahli nuklir ini memilih menghemat: menyewa satu rumah untuk dihuni berdua. Keluarga ditinggal di Yogya.
Dua orang inilah yang tidak henti-hentinya berpikir agar BatanTek bisa melakukan pengayaan uranium tingkat rendah. Siang malam dua ahli ini terus berdiskusi. Keputusan untuk tinggal satu rumah membuat diskusi mereka berlanjut setelah jam kantor sekalipun. Di rumah kontrakan itulah mereka bisa berdiskusi sampai pukul dua dini hari.
Hasilnya luar biasa: mereka menemukan cara baru mengayakan uranium tingkat rendah. Bukan cara yang sudah dikenal di dunia sekarang ini, tapi cara baru yang untuk mudahnya saya beri saja nama ”Formula YK” (Yudiutomo Kusnanto).
Formula YK ini menggunakan prinsip electro plating. Menggantikan cara lama sistem foil target. Prinsipnya, sebelum dimasukkan ke reaktor nuklir, uranium di-plating dengan rumus tertentu. Cara ini, meski kelak diketahui ahli lain pun, akan sulit ditiru. Rumus angka-angkanya tidak akan diungkap.
Masalahnya: dari mana perusahaan dapat tambahan modal? Reaktor nuklirnya sih bisa tetap menggunakan reaktor milik Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang di Serpong itu. Tapi, banyak peralatan PT BatanTek yang harus diperbarui atau diperbaiki.
”Perlu berapa?” tanya saya saat rapat dengan dua ahli nuklir itu di Serpong.
”Cukup besar, Pak. Rp 85 miliar,” jawab Dr Yudiutomo.
”Saya carikan!”
Saya pun menghubungi Bank Rakyat Indonesia. Saya memang sangat kagum dan terharu melihat kegeniusan dua ahli ini. Saya bisa merasakan getaran semangatnya yang meluap. Saya juga melihat kilatan matanya yang menyiratkan keinginan untuk maju. Inilah ilmuwan yang memiliki kemampuan manajerial yang andal. Intelektual sekaligus entrepreneur!
Dengan penemuan baru Formula YK ini Indonesia berhasil menjadi satu-satunya negara di Asia yang mampu memproduksi radioisotop. Kini seluruh negara Asia datang ke BatanTek untuk membeli radioisotop!
Radioisotop adalah bahan yang sangat penting untuk pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Radioisotop adalah bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan kedokteran nuklir. Dengan radioisotop organ-organ di dalam badan bisa dilihat secara berwarna dan tiga dimensi.
Ini sudah berbeda dengan radiologi yang hanya bisa hitam putih dan dua dimensi.
Maka, pemeriksaan melalui MRI, CT, gamma camera, serta operasi yang menggunakan pisau gama mutlak memerlukan radioisotop. Jepang pun tidak memproduksinya sehingga pasar radioisotop kita amat besar. Apalagi Tiongkok.
Waktu saya mendampingi Presiden SBY makan siang dengan Presiden Hu Jintao di Beijing yang lalu, saya pun promosi radioisotopnya BatanTek. Kebetulan saya berada di sebelah menteri perdagangan Tiongkok. Selama makan siang itu saya terus minta agar Tiongkok membeli radioisotop kita.
Dengan kemampuan Dr Yudiutomo dan timnya menembus pasar Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan negara-negara Asia lain, masa depan PT Batan Teknologi amat cerah. Tahun ini omzetnya langsung bisa mencapai Rp 200 miliar. Tidak mustahil bakal bisa mencapai Rp 1 triliun dan kemudian Rp 3 triliun di kemudian hari.
Amerika dan Australia, meski mampu membuat radioisotop, bukan pesaing kita. Umur radioisotop ini hanya 60 jam. Setelah itu daya radiasinya habis. Untuk kebutuhan Tiongkok 10 curie, misalnya, Tiongkok harus membeli 60 curie. Yang 50 curie hilang di jalan. Karena itu, pengirimannya harus dengan pesawat. Harus dihitung waktu pengirimannya sejak dari Serpong ke bandara dan seterusnya.
Saya tentu ingin dua ahli kita ini tidak berhenti di radioisotop. Keduanya juga optimistis pengetahuannya akan sangat berguna untuk pertanian dan pengeboran minyak.
Tapi, biarlah BatanTek maju dulu. Jadi raja Asia dulu. Dua tahun lagi kita bicara nuklir untuk mengamankan pangan kita. (*)
Padang Ekspres • Senin, 11/06/2012 12:13 WIB
Garuda, secara mengejutkan, saat ini sudah lebih besar daripada Malaysia Airlines (MAS) dan Thai Airways, Thailand. Bahkan, sudah lebih besar daripada Air France! Value Garuda kini mencapai Rp 18 triliun. Sudah sekitar Rp 1 triliun lebih besar daripada MAS dan Thai. Dengan demikian, untuk Asia Tenggara kini Garuda tinggal kalah dari Singapore Airlines.
Memang tidak ada alasan bagi Indonesia untuk serbakalah dari sesama negara ASEAN. Di antara 10 negara Asia Tenggara, kekuatan ekonomi Indonesia sudah mencapai 51 persen sendiri. Baru yang 49 persen dibagi sembilan negara lainnya.
Di bawah direksi Garuda yang sekarang dengan Dirut Emirsyah Satar, prestasi itu akan terus bisa dipacu. Inilah direksi yang dari segi umur relatif masih muda-muda. Inilah direksi yang berada di puncak antusias dan gairahnya. Iklim seperti itu secara otomatis akan menjalar dan mewabah ke jajaran di bawah dan di bawahnya lagi.
Ekonomi Indonesia yang terus membaik memang bisa menjadi ladang subur bagi Garuda. Penambahan pesawat yang terus dilakukan, termasuk yang kelas 100 tempat duduk, akan membuat Garuda terbang kian tinggi.
Langkah terbarunya untuk bisa dipercaya Kanada sebagai pusat perawatan pesawat Bombardier se-Asia Pasifik memberikan hope yang lebih besar lagi. Dengan demikian, GMF AeroAsia, salah satu anak perusahaan Garuda, akan menjadi perusahaan kelas dunia juga. Ini karena pembuat mesin pesawat terkemuka di dunia lainnya, GE dari USA, juga sudah memercayakan perawatan mesin GE ke GMF AeroAsia.
Seperti tidak kalah dengan prestasi Garuda dan enam BUMN kelas dunia lainnya (BRI, Bank Mandiri, Telkom, BNI, PGN, dan Semen Gresik) kini muncul si cabe rawit: PT Batan Teknologi.
Tahun ini di bawah Dirut baru Dr Ir Yudiutomo Imardjoko, BatanTek tidak hanya bisa bangkit dari kuburnya. Bahkan, begitu bangkit langsung bisa berlari dengan kencangnya. Larinya pun ke mana-mana, termasuk ke puluhan negara Asia.
Padahal, pada 2010 lalu BatanTek sudah dicabut nyawanya. Ini gara-gara ada larangan internasional untuk melakukan pengayaan uranium tingkat tinggi. Ini dikhawatirkan bisa disalahgunakan menjadi senjata nuklir.
Sejak itu PT BatanTek berhenti memproduksi radioisotop. Tim BatanTek sudah berusaha mengubah proses pengayaan uranium menjadi tingkat rendah, tapi tidak mampu. Bahkan, BatanTek sudah mendatangkan ahli dari USA untuk menularkan pengetahuan proses uranium tingkat rendah. Tapi, ini juga gagal.
Akibatnya, rumah-rumah sakit yang selama ini menggunakan radioisotop dari BatanTek memilih membeli dari sumber lain. Semua pelanggan marah dan memutuskan hubungan. BatanTek praktis mati.
Untunglah Dr Yudiutomo datang dan menjadi dirut baru. Anak Maospati, Magetan, lulusan Fakultas Teknik Nuklir UGM ini memang bukan sembarang orang. Dia meraih gelar doktor di bidang nuklir di Iowa State University, USA.
Dr Yudiutomo mengajak ahli nuklir sealmamater di UGM, Dr Ing Kusnanto, untuk menjadi direktur produksi. Dr Kusnanto meraih gelar doktor nuklir dari Aachen, Jerman.
Karena PT BatanTek masih dalam keadaan sulit, sejak awal dua ahli nuklir ini memilih menghemat: menyewa satu rumah untuk dihuni berdua. Keluarga ditinggal di Yogya.
Dua orang inilah yang tidak henti-hentinya berpikir agar BatanTek bisa melakukan pengayaan uranium tingkat rendah. Siang malam dua ahli ini terus berdiskusi. Keputusan untuk tinggal satu rumah membuat diskusi mereka berlanjut setelah jam kantor sekalipun. Di rumah kontrakan itulah mereka bisa berdiskusi sampai pukul dua dini hari.
Hasilnya luar biasa: mereka menemukan cara baru mengayakan uranium tingkat rendah. Bukan cara yang sudah dikenal di dunia sekarang ini, tapi cara baru yang untuk mudahnya saya beri saja nama ”Formula YK” (Yudiutomo Kusnanto).
Formula YK ini menggunakan prinsip electro plating. Menggantikan cara lama sistem foil target. Prinsipnya, sebelum dimasukkan ke reaktor nuklir, uranium di-plating dengan rumus tertentu. Cara ini, meski kelak diketahui ahli lain pun, akan sulit ditiru. Rumus angka-angkanya tidak akan diungkap.
Masalahnya: dari mana perusahaan dapat tambahan modal? Reaktor nuklirnya sih bisa tetap menggunakan reaktor milik Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang di Serpong itu. Tapi, banyak peralatan PT BatanTek yang harus diperbarui atau diperbaiki.
”Perlu berapa?” tanya saya saat rapat dengan dua ahli nuklir itu di Serpong.
”Cukup besar, Pak. Rp 85 miliar,” jawab Dr Yudiutomo.
”Saya carikan!”
Saya pun menghubungi Bank Rakyat Indonesia. Saya memang sangat kagum dan terharu melihat kegeniusan dua ahli ini. Saya bisa merasakan getaran semangatnya yang meluap. Saya juga melihat kilatan matanya yang menyiratkan keinginan untuk maju. Inilah ilmuwan yang memiliki kemampuan manajerial yang andal. Intelektual sekaligus entrepreneur!
Dengan penemuan baru Formula YK ini Indonesia berhasil menjadi satu-satunya negara di Asia yang mampu memproduksi radioisotop. Kini seluruh negara Asia datang ke BatanTek untuk membeli radioisotop!
Radioisotop adalah bahan yang sangat penting untuk pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. Radioisotop adalah bahan yang tidak bisa dipisahkan dengan kedokteran nuklir. Dengan radioisotop organ-organ di dalam badan bisa dilihat secara berwarna dan tiga dimensi.
Ini sudah berbeda dengan radiologi yang hanya bisa hitam putih dan dua dimensi.
Maka, pemeriksaan melalui MRI, CT, gamma camera, serta operasi yang menggunakan pisau gama mutlak memerlukan radioisotop. Jepang pun tidak memproduksinya sehingga pasar radioisotop kita amat besar. Apalagi Tiongkok.
Waktu saya mendampingi Presiden SBY makan siang dengan Presiden Hu Jintao di Beijing yang lalu, saya pun promosi radioisotopnya BatanTek. Kebetulan saya berada di sebelah menteri perdagangan Tiongkok. Selama makan siang itu saya terus minta agar Tiongkok membeli radioisotop kita.
Dengan kemampuan Dr Yudiutomo dan timnya menembus pasar Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan negara-negara Asia lain, masa depan PT Batan Teknologi amat cerah. Tahun ini omzetnya langsung bisa mencapai Rp 200 miliar. Tidak mustahil bakal bisa mencapai Rp 1 triliun dan kemudian Rp 3 triliun di kemudian hari.
Amerika dan Australia, meski mampu membuat radioisotop, bukan pesaing kita. Umur radioisotop ini hanya 60 jam. Setelah itu daya radiasinya habis. Untuk kebutuhan Tiongkok 10 curie, misalnya, Tiongkok harus membeli 60 curie. Yang 50 curie hilang di jalan. Karena itu, pengirimannya harus dengan pesawat. Harus dihitung waktu pengirimannya sejak dari Serpong ke bandara dan seterusnya.
Saya tentu ingin dua ahli kita ini tidak berhenti di radioisotop. Keduanya juga optimistis pengetahuannya akan sangat berguna untuk pertanian dan pengeboran minyak.
Tapi, biarlah BatanTek maju dulu. Jadi raja Asia dulu. Dua tahun lagi kita bicara nuklir untuk mengamankan pangan kita. (*)
Oleh : Dahlan Iskan
Menteri Negara BUMN
Dengan Vespa Tua Berkeliling Dunia
Berbekal vespa tua, seorang warga Yogyakarta, Ifriandi, berencana mengelilingi separuh belahan Bumi. Diawali dari Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta, perjalanannya akan berakhir di Milan, Italia. “1 Juni nanti penjalanan akan dimulai,” kata Ifriandi, Selasa, 29 Mei 2012.
Ini adalah perjalanan tunggal sekaligus pertama baginya berkeliling dunia. Dari Yogya, ia menuju Jakarta, menyusuri Sumatera sebelum menyeberang ke Malaysia dari Dumai. Dari sini, perjalanan dilanjutkan ke Thailand, Myanmar, Nepal, Bangladesh, India, Pakistan, Irak, dan Turki. Jika tak ada halangan, perjalanan diperkirakan butuh waktu enam bulan dari lokasi awal sampai titik akhir di Italia.
Ini adalah perjalanan tunggal sekaligus pertama baginya berkeliling dunia. Dari Yogya, ia menuju Jakarta, menyusuri Sumatera sebelum menyeberang ke Malaysia dari Dumai. Dari sini, perjalanan dilanjutkan ke Thailand, Myanmar, Nepal, Bangladesh, India, Pakistan, Irak, dan Turki. Jika tak ada halangan, perjalanan diperkirakan butuh waktu enam bulan dari lokasi awal sampai titik akhir di Italia.
Jumat, 15 Juni 2012
penemu dari indonesia
1. Abdul Jamil Ridho & Niti Soedigdo - Penemu Varietas Unggul Singkong Raksasa
2. Adi Rahman Adiwoso - Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
3. Alexander Kawilarang - Penemu Kapal Ikan Bersirip
4. Andrias Wiji Setio Pamuji - Penemu Reaktor Biogas
5. Arief Mulyana Djumra - Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
6. Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB - Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
7. Ayub S. Parnata - Penemu Bakteri Kompos Organik
8. Bacharuddin Jusuf Habibie - Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
9. Budi Noviantoro - Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
10. Dani Hilman Natawijaya - Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
11. Djuanda Suraatmadja - Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
12. Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro - Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
13. Evvy Kartini - Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
14. Fuad Affandi - Penemu Pupuk Alami dari Air Liur
15. Herman Johannes - Penemu Tungku Berbahan Bakar Briket Arang Kayu dan Dedaunan
16. I Gede Ngurah Wididana - Penemu Formula Minyak Oles Bokhasi
17. I Made Budi - Penemu Formula Sari Buah Merah untuk Pengobatan
18. Lalu Selamat Martadinata - Penemu Alat Pemanggil Ikan
19. M. Djoko Srihono - Penemu Penjernih Air Limbah
20. Maruni Wiwin Diarti - Penemu Senyawa Antimikroba dari Rumput Laut
21. Minto - Penemu Kompor dan Pengering Hasil Tani dengan Tenaga Matahari
22. Mumu Sutisna - Penemu Hormon Penyubur Anakan Padi
23. Mulyoto Pangestu - Penemu Teknik Ekonomis Pembekuan Sperma
24. Neny Nurainy - Penemu Varian Virus Hepatitis B Indonesia
25. Puji Slamet Arif - Penemu Motor Listrik Hemat Energi
26. Rahmiana Zein - Penemu Teknik Pemisahan Cairan dalam Kecepatan Tinggi
27. Randall Hartolaksono - Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan
28. Rizal & Juffri Sahroni - Penemu Penghemat Bahan Bakar Diesel
29. Robert Manurung - Penemu Minyak Jarak Murni
30. Saverinus Nurak - Penemu Mesin Pompa Tangan Berkekuatan Tinggi
31. Sutjipto & Ryantori - Penemu Konstruksi Fondasi Sarang Laba-laba
32. Sutrisno - Penemu Alat Perangkap Lalat Buah
33. Sedijatmo - Penemu Konstruksi Fondasi Cakar Ayam
34. Septinus George Saa - Penemu Rumus Penghitung antara Dua Titik Rangkaian Resistor
35. Sofin Hadi - Penemu Metode Cincin untuk Sunat Tanpa Luka
36. Sri Wuryani, Mustadjab, Euis M. Nirmala, Siwi Hardiastuti - Penemu Pengawet Aroma dalam Hampa
37. Tjokorda Raka Sukawati - Penemu Landasan Putar Bebas Hambatan Sosrobahu
38. Warsimin Adiwarsito - Penemu Marmer Buatan
39. Widowati Siswomihardjo - Penemu Bahan Baru untuk Gigi Palsu yang Lebih Aman dan Murah
40. Windu Hernowo - Penemu Penghemat Bahan Bakar Mesin
41. Yanto Lunardi Iskandar - Anggota Tim Penemu HIV & Metode Peningkatan Hematopoiesis
42. Yudi Utomo Imardjoko - Penemu Kontainer Limbah Nuklir
43. Zahlul Badaruddin - Penemu Zahlul Integrated Unit (Desain Sistem Efisien untuk Produksi Obat/Kimia)
2. Adi Rahman Adiwoso - Penemu Teknologi Baru dalam Telepon Bergerak Berbasis Satelit
3. Alexander Kawilarang - Penemu Kapal Ikan Bersirip
4. Andrias Wiji Setio Pamuji - Penemu Reaktor Biogas
5. Arief Mulyana Djumra - Penemu Pemacu Produktifitas dan Kualitas Udang dan Ikan
6. Aryadi Suwono & Tim Peneliti ITB - Penemu Bahan Pendingin Baru yang Lebih Hemat Energi
7. Ayub S. Parnata - Penemu Bakteri Kompos Organik
8. Bacharuddin Jusuf Habibie - Penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)
9. Budi Noviantoro - Penemu Klip Penambat Bantalan Kereta Api dengan Dua Gigi
10. Dani Hilman Natawijaya - Penemu Indikator Alam (Terumbu Karang) terhadap Siklus Gempa
11. Djuanda Suraatmadja - Penemu Beton Polimer yang Ramah Lingkungan
12. Eddyman, Intan Elfarini & Kanaka Sundhoro - Penemu Obat Antinyamuk Alami dan Murah
13. Evvy Kartini - Penemu Penghantar Listrik Berbahan Gelas
14. Fuad Affandi - Penemu Pupuk Alami dari Air Liur
15. Herman Johannes - Penemu Tungku Berbahan Bakar Briket Arang Kayu dan Dedaunan
16. I Gede Ngurah Wididana - Penemu Formula Minyak Oles Bokhasi
17. I Made Budi - Penemu Formula Sari Buah Merah untuk Pengobatan
18. Lalu Selamat Martadinata - Penemu Alat Pemanggil Ikan
19. M. Djoko Srihono - Penemu Penjernih Air Limbah
20. Maruni Wiwin Diarti - Penemu Senyawa Antimikroba dari Rumput Laut
21. Minto - Penemu Kompor dan Pengering Hasil Tani dengan Tenaga Matahari
22. Mumu Sutisna - Penemu Hormon Penyubur Anakan Padi
23. Mulyoto Pangestu - Penemu Teknik Ekonomis Pembekuan Sperma
24. Neny Nurainy - Penemu Varian Virus Hepatitis B Indonesia
25. Puji Slamet Arif - Penemu Motor Listrik Hemat Energi
26. Rahmiana Zein - Penemu Teknik Pemisahan Cairan dalam Kecepatan Tinggi
27. Randall Hartolaksono - Penemu Formula Kimia Pemadam Api Ramah Lingkungan
28. Rizal & Juffri Sahroni - Penemu Penghemat Bahan Bakar Diesel
29. Robert Manurung - Penemu Minyak Jarak Murni
30. Saverinus Nurak - Penemu Mesin Pompa Tangan Berkekuatan Tinggi
31. Sutjipto & Ryantori - Penemu Konstruksi Fondasi Sarang Laba-laba
32. Sutrisno - Penemu Alat Perangkap Lalat Buah
33. Sedijatmo - Penemu Konstruksi Fondasi Cakar Ayam
34. Septinus George Saa - Penemu Rumus Penghitung antara Dua Titik Rangkaian Resistor
35. Sofin Hadi - Penemu Metode Cincin untuk Sunat Tanpa Luka
36. Sri Wuryani, Mustadjab, Euis M. Nirmala, Siwi Hardiastuti - Penemu Pengawet Aroma dalam Hampa
37. Tjokorda Raka Sukawati - Penemu Landasan Putar Bebas Hambatan Sosrobahu
38. Warsimin Adiwarsito - Penemu Marmer Buatan
39. Widowati Siswomihardjo - Penemu Bahan Baru untuk Gigi Palsu yang Lebih Aman dan Murah
40. Windu Hernowo - Penemu Penghemat Bahan Bakar Mesin
41. Yanto Lunardi Iskandar - Anggota Tim Penemu HIV & Metode Peningkatan Hematopoiesis
42. Yudi Utomo Imardjoko - Penemu Kontainer Limbah Nuklir
43. Zahlul Badaruddin - Penemu Zahlul Integrated Unit (Desain Sistem Efisien untuk Produksi Obat/Kimia)
Adiwiyata
Adiwiyata (Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan)
Pembangunan berkelanjutan merupakan komitmen dan tanggung jawab bersama masyarakat dunia untuk menyelamatkan bumi dari kerusakan, dan kehancuran akibat pembangunan yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan. Salah satu cara mewujudkannya dikembangkan program pendidikan lingkungan hidup pada jenjang pendidikan dasar dan menengah yang disebut sekolah Adiwiyata. Program ini dicanangkan 21 Februari 2006 lalu, bertujuan meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan pemahaman tentang pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup dalam pembangunan berkelanjutan melalui dunia pendidikan.
Adiwiyata bermakna sebagai tempat yang baik dan ideal, di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma, serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dalam menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah Adiwiyata merupakan tempat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Adiwiyata bermakna sebagai tempat yang baik dan ideal, di mana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma, serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup dalam menuju cita-cita pembangunan berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah Adiwiyata merupakan tempat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Korupsi Orang Kampus
BEBERAPA tahun lalu saya pernah menulis tentang pengalaman saya sebagai guru. Di situ saya teringat dengan cerpen Oemar Bakri yang ditulis Fajar Gitarena, seorang guru SD di Yogyakarta. Dia bercerita tentang seorang guru yang sudah 30 tahun mengabdi dan segera pensiun. Namun, kendaraannya tetap sama: sepeda motor tua yang mogok dan bannya sudah menipis.
Saat motornya akan dijalankan untuk menghadapi pelepasan pensiun, Oemar Bakri menghadapi masalah. Bannya bocor, padahal lubang tambalannya sudah banyak. Di tanggal tua itu dia tak punya uang. Maka, dia pergi ke bank. Naik bus tak perlu bayar, karena sopir dan kernetnya, dulu murid-muridnya.
Saat motornya akan dijalankan untuk menghadapi pelepasan pensiun, Oemar Bakri menghadapi masalah. Bannya bocor, padahal lubang tambalannya sudah banyak. Di tanggal tua itu dia tak punya uang. Maka, dia pergi ke bank. Naik bus tak perlu bayar, karena sopir dan kernetnya, dulu murid-muridnya.
Belajar Mendongeng bagi Guru
Makassar, Sulsel - "Kukuruyuuuuuk...," tiruan suara ayam berkokok menggema di lantai satu gedung Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Makassar. Awam Prakoso, pendongeng nasional, tampil jenaka menirukan suara ayam berkokok di depan puluhan mahasiswa jurusan pendidikan guru untuk anak usia dini pada siang itu.
Penampilannya makin menarik perhatian. Bukan hanya suara ayam. Ia juga berperan menjadi ayam jantan yang hendak ke ladang. Setiap langkah kakinya diiringi bunyi-bunyian yang keluar dari mulutnya. Hal itu membuat mahasiswa terus tertawa.
Penampilannya makin menarik perhatian. Bukan hanya suara ayam. Ia juga berperan menjadi ayam jantan yang hendak ke ladang. Setiap langkah kakinya diiringi bunyi-bunyian yang keluar dari mulutnya. Hal itu membuat mahasiswa terus tertawa.
Rabu, 13 Juni 2012
Tips Mendongeng untuk Si Kecil
Dunia dongeng adalah dunia anak yang menakjubkan. Dengan mendongeng akan meningkatkan komunikasi dan kedekatan emosional antara ibu atau ayah dengan anaknya. Sayangnya, sekarang ini orangtua terlalu sibuk dengan urusannya sehingga tak punya waktu untuk mendongeng.
Kalaupun ada waktu mendongeng, beberapa orangtua terkadang bingung cerita apa yang akan mereka dongengkan pada si kecil. Padahal kegiatan mendongeng tidak hanya seputar kisah putri, pangeran, dan peri saja. Lingkungan sekitar juga bisa menjadi materi cerita yang menarik bagi anak. Ditemui di Hong Kong Cafe, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat belum lama ini, Awam Prakoso, seorang pendongeng dan pendiri Kampoeng Dongeng di kawasan Ciputat membagi beberapa tips cara mendongeng pada anak yang mengasyikkan berikut ini:
1. Cari perhatian anak agar fokus. Jangan lupa pilih tempat dan waktu yang tepat. Anda tidak bisa memaksa menarik perhatian anak saat ia sibuk dengan mainannya atau televisi. Tawarkan cemilan atau melakukan kegiatan bersama, seperti "yuk bantuin ibu cari buku cerita kamu". Tunjukkan antusiasme Anda, sehingga anak juga ikut semangat.
2. Lakukan kontak mata. Ini agar anak merasa kalau fokus utama Anda adalah mereka. Kontak mata juga meningkatkan intensitas kedekatan mental anak dan Ibu. Anda juga bisa memangku si kecil agar ia merasa lebih nyaman dan dekat.
Kalaupun ada waktu mendongeng, beberapa orangtua terkadang bingung cerita apa yang akan mereka dongengkan pada si kecil. Padahal kegiatan mendongeng tidak hanya seputar kisah putri, pangeran, dan peri saja. Lingkungan sekitar juga bisa menjadi materi cerita yang menarik bagi anak. Ditemui di Hong Kong Cafe, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat belum lama ini, Awam Prakoso, seorang pendongeng dan pendiri Kampoeng Dongeng di kawasan Ciputat membagi beberapa tips cara mendongeng pada anak yang mengasyikkan berikut ini:
1. Cari perhatian anak agar fokus. Jangan lupa pilih tempat dan waktu yang tepat. Anda tidak bisa memaksa menarik perhatian anak saat ia sibuk dengan mainannya atau televisi. Tawarkan cemilan atau melakukan kegiatan bersama, seperti "yuk bantuin ibu cari buku cerita kamu". Tunjukkan antusiasme Anda, sehingga anak juga ikut semangat.
2. Lakukan kontak mata. Ini agar anak merasa kalau fokus utama Anda adalah mereka. Kontak mata juga meningkatkan intensitas kedekatan mental anak dan Ibu. Anda juga bisa memangku si kecil agar ia merasa lebih nyaman dan dekat.
Selasa, 12 Juni 2012
Prinsip Dalam Mendongeng
Mendongeng/bercerita merupakan keterampilan berbahasa lisan
yang bersifat produktif. Dengan demikian, mendongeng/bercerita menjadi bagian
dari keterampilan berbicara. Keterampilan mendongeng sangat penting bagi
penumbuhkembangan keterampilan berbicara bukan hanya sebagai keterampilan
berkomunikasi, melainkan juga sebagai seni. Dikatakan demikian karena
mendongeng memerlukan kedua keterampilan berbicara tersebut.
Mendongeng adalah menceritakan dongeng, yakni cerita yang
tidak benar-benar terjadi; terutama tentang kejadian zaman dulu yang aneh-aneh
kepada pendengar. Berdasarkan pengertian ini, pendongeng dituntut mampu
memanfaatkan sarana fisik berupa alat penghasil suara secara optimal. Malahan,
jika mendongeng itu dilakukan di hadapan pendengar, ia dituntut pula mampu
memanfaatkan sarana fisik lainya, yakni tubuh dan anggota tubuh untuk melakukan
mimik dan pantomimik yang menarik.
Minggu, 03 Juni 2012
Bolehkah Membakar Mushaf Alquran yang Rusak?
Salah satu fenomena yang kerap muncul sehari- hari ialah keberadaan mushaf Alquran yang rusak. Lembaran-lembaran itu sebagiannya bahkan ada yang berserakan dan berada di tempat yang kurang laik. Kondisi ini sangat berseberangan dengan anjuran untuk meletakkan Alquran di tempat yang terhormat. Lantas, apa solusinya agar lembaranlembaran rusak yang tercecer itu tidak terinjak? Bolehkah membakar mushaf-mushaf tersebut?
Langganan:
Komentar (Atom)