Jumat, 09 Mei 2014

memilih menjadi agen asuransi yang berhasil

memilih menjadi agen asuransi yang berhasil

Pernahkah anda mengingat masa kecil anda? kalau lupa...boleh dech ingatan di refresh lagi , nah gimana ? udah ingat ? pasti anda orang yang bandel , nakal dan mengemaskan (ya namanya anak kecil ), terus dulu kalau ditanya kalau besar pingin jadi apa ? ada yang bilang dokter, guru, polisi, pilot, pemain bola tentara tapi nggak ada yang bilang pingin jadi agen asuransi .....
kenapa orang tidak bercita cita pingin jadi agen asuransi ?

1. GENGSI

Paradigma yang berkembang di masyarakat sekarang adalah bahwa pekerjaan yang dapat meningkatkan image dan pandangan masyarakat bahwa pekerjaan itu keren, membanggakan bahkan cenderung sebagai simbol keberhasilan adalah kerja kantoran , berangkat pagi - pulang sore kalau perlu lembur ,berpakaian rapi , berdasi ,sepeda motor baru kalau perlu memakai mobil, inilah salah satu mindset di masyarkat yang selama ini tidak sepenuhnya benar bahkan " salah kaprah ", diakui apa tidak" KITA SELAMA INI HIDUP DARI PENDAPAT ORANG LAIN " sehingga kita menjadi kerdil tidak cerdas , kalau kita tidak bisa mengubah mindset itu kita sama dengan mereka ,yang tidak tahu apa apa , sok tahu dan kemudian menyimpulkanteman - teman ...
hidup adalah memilih , semua keputusan hidup ada di pribadi masing masing , bila anda memilih menjadi karyawan kantoran siap - siap dengan segala konsekwensinya ,dengan gaji standard UMR , Terikat dengan aturan,dan tidak bebas , dan keuntungannya hanya pada pandangan maya dari orang lain kita bekerja dan berpenghasilan besar .....

2. PARADIGMA YANG SALAH TENTANG ASURANSI

asuransi yang berkembang di masyarakat adalah perusahaan yang suka membohongi masyarakat dengan agen (marketing ) yang berpakaian seronok, pinter ngomong , "memaksa ' dan menganggu aktivitas orang lain , memang sulit merubah paradigma orang tentang asuransi bila kita tidak masuk kedalamnya , sama seperti ada orang yang bercerita makan nasi rawon di sebuah rumah makan ,kita tidak ikut makan tapi cuma mendengarkan ceritanya saja kalau nasi rawon itu rasanya hambar ,kurang nendang ,pelayanannya kurang cantik ,kemudian kita menyimpulkan bahwa semua nasi rawon itu hambar ?
selama ini kita sering salah menilai sesuatu karena tidak tahu , kemudian menjadi sok tahu tanpa ada dasar dan landasan ini sangat berbahaya bagi kita di tengah kemajuan iptek dan tantangan masa depan karena kalau kita membekali dengan pengetahuan yang cukup kita akan menjadi bahan tertawaan ...waspadalah waspadalah (hahaha kayak bang napi ...)

teman - teman
setiap perusahaan mempunyai standard operating prosedure (SOP ) baik menyangkut job description, pelayanan ke nasabah , klaim, dan lain lain , bila kemudian di tengah jalan ada yang berbuat diluar prosedure maka seharusnya yang harus di salahkan adalah Oknum alias pelakunya ....toh masyarkat juga bisa memilih asuransi yang mana yang cocok yang sesuai dengan pelayanan dan kebutuhan ...
Perusahaan asuransi berkembang sedemikian cepatnya dikarenakan melihat "peluang yang sangat besar ' di indonesia karena masyarakat indonesia yang berjumlah sekitar 300 juta jiwa kurang dari 10 % yang menggunakan asuransi, dan inilah kesempatan anda untuk bergabung di dalamnya dan tahukah anda ? kerja di asuransi adalah sangat menjanjikan dan mengiurkan mengapa ?
1. gratis (anda tidak akan dipungut biaya untuk menjadi agen asuransi )
2. mengikuti training, class, materi, seminar yang berkualitas gratis
3. komisi dan bonus yang bueesaaar dan lamaaa
(bayangkan anda bisa mendapatkan komisi 30 % Selama 2 tahun plus 5 % untuk tahun ke 3 ,4 dan 5 juga dapat bonus 12 % pertahun bila mencapai 100 juta API /tahun ) wooouw nggak kuat....
terus kita memilih menjadi agen asuransi jiwa tang berhasil seperti apa ?
sumber: http://yuditrainertuban2012.blogspot.com/

Asuransi ciri Individualisme Positif

Asuransi ciri Individualisme Positif - Ada dua pilihan mengapa orang berasuransi. Pertama karena hubungan kekerabatan. Mereka yang ikut asuransi ini biasanya terpaksa. Selain kekerabatan, hubungan pertemanan juga menjadi alasan orang ikut asuransi. Bahkan muncul kesan pemaksaan ini sama dengan pemerkosaan dengan berbagai cara. Padahal kalau urusan bisnis, harus profesional.

Kedua, orang berasuransi karena mengetahui risiko kerja yang bisa dialami. Untuk melindungi dirinya, ia memilih produk asuransi. Karena rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri ini, ada yang sampai ketagihan ikut asuransi.

“Pola kedua ini merupakan wujud individualisme positif. Sesorang mempertanggungjawabkan sendiri risiko yang mungkin menimpa dirinya. Ini pola mindset masyarakat negara maju yang mengarah ke individualis,” ujar dr. Sutrisna Widjaya,M.P.H., seorang penekun mindset.

Ia menegaskan asuransi merupakan paying pengaman dan pilihan ketika orang merasa pekerjaan yang dilakukan penuh risiko, misalnya sakit, kecelakaan, bahkan meninggal dunia. Sebagai persiapan, orang yang bertanggungjawab itu mengikuti asuransi untuk menjamin orang-orang yang ditinggalkan tidak mengalami kesusahan. Namun, jika mindset asuransi belum dipahami, orang akan sulit berhubungan dengan asuransi. Sebaliknya, orang yang tahu pentingnya asuransi bisa ketagihan karena merasa terjamin.

“Hal yang tidak boleh dilupakan adalah mengedukasi masyarakat mengenai asuransi. Satu saja asuransi yang melakukan edukasi, bisa bermanfaat bagi perusahaan asuransi lainnya karena masyarakat sudah memiliki pemahaman,” tandas pria yang mengaku pernah menjadi agen asuransi untuk mengenal lebih dalam sebuah produk asuransi ini.

Berkaitan dengan individualism positif, suami Prof. Dr. Tuty Parwati ini mengatakan banyak ditemui di negara-negara maju. Ketika orang mulai merasa kekerabatan bergeser, mereka memilih jalannya sendiri dan mempersiapkan segala kemungkinan sendiri. Seorang kawannya di Filipina pada tahun 1981 bahkan telah memesan sendiri peti mati. Ini menandakan ia tidak ingin merepotkan orang lain termasuk keluarga jika seandainya ia mati. Pola ini mulai berkembang di Bali dengan adanya tabungan untuk biaya ngaben.

Sepanjang ikatan kekerabatan masih kuat, mindset orang untuk berasuransi sebagai cirri individualism positif agak lemah. Mereka merasa masih ada orang lain yang membantu atau memperdulikan jika mereka dirundung masalah. Sebaliknya jika ikatan kekerabatan mulai kendur, individualism positif menjadi kuat karena merasa beban diri sendiri harus ditanggung sendiri.

Dampak dari individualism positif ini adalah kemandirian dari orang per orang yang nantinya akan membentuk komunitas yang mandiri. Sisi negatifnya tentu saja rasa kekerabatan yang akan mengendur.

Sementara itu dr. Buana dari RS Manuaba mengatakan ada permasalahan yang kerap ditemui rumah sakit dalam menangani pasien yang memiliki asuransi. “Salah nama atau nama tidak lengkap atau salah tanggal lahir kerap menjadi masalah dalam pengurusan klaim. Ini harusnya tidak terjadi jika konsumen dan penyedia jasa asuransi sama-sama melakukan pemeriksaan sebelum kartu dicetak walaupun tidak tertutup kemungkinan kesalahan berada di perusahaan percetakan,” tandasnya.

Selain itu, ia melihat masih kurangnya sosialisasi asuransi kepada peserta. Sebagai contoh, ada sebuah hotel yang bekerja sama dengan sebuah perusahaan asuransi. Waktu perjanjian, yang terlibat hanyalah level kepala bagian saja. Akibatnya, yang tahu hanya mereka saja sedangkan karyawan di level bawahnya tidak tahu informasi bahwa mereka sudah menjadi peserta asuransi.

Pengalaman yang juga diungkapkan adalah sulitnya dokter masuk sebagai peserta asuransi. “Pihak asuransi khawatir kalau dokter yang sakit lalu dirawat di rumah sakit, akan ada permainan, misalnya waktu menginap dibuat lebih lama, tindakan medis dibuat lebih berat sehingga muncul rasa tidak percaya terhadap dokter. Kami sendiri di RS Manuaba tidak pernah melakukan hal semacam itu karena itu merupakan kepentingan sesaat yang bisa berdampak buruk bagi rumah sakit,” tegasnya.

Siapa pun pasien yang dirawat di rumah sakit dengan jaminan asuransi akan dilayani sesuai prosedur. Jika ada pasien yang ingin pindah kelas dan pihak asuransi memperkenankan, maka rumah sakit akan melakukannya. Tetapi, ada juga asuransi yang tidak mau pasiennya pindah kelas. Jika pasien ngotot ingin pindah kelas, mereka dianggap bukan tanggungan asuransi. Hal ini sering menimbulkan masalah karena rumah sakitlah yang dianggap mempersulit pasien.

Artikel Asuransi ciri Individualisme Positif ini sebagai referensi perbandingan penulisan artikel Unit link terbaik di Indonesia Commonwealth Life Investra Link

Selasa, 08 April 2014

Paket Wisata dan Tour Murah Indonesia Hanya di Piknikers.com

Paket Wisata dan Tour Murah Indonesia Hanya di Piknikers.com untuk tujuan: Kepulauan Karimunjawa, Gunung Bromo, Kepulauan Derawan, Kota Bandung, Lombok serta tujuan wisata lain di Indonesia.

Kepulauan Karimunjawa adalah gugusan pulau yang sangat indah si wilayah Kabupaten Jepara yang mempunyai 27 pulau dalam satu kecamatan yang g terbagi menjadi tiga desa. Semua Pulau berpasir putih dengan perairan sangat bening, tanpa polusi dan tentu sangat indah.

Gunung Bromo, merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Ketinggian: 2.329 m

Kepulauan Derawan adalah sebuah kepulauan yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di kepulauan ini terdapat sejumlah obyek wisata bahari menawan, salah satunya Taman Bawah Laut yang diminati.

 Kota Bandung merupakan kota metropolitan terbesar sekaligus menjadi ibu kota provinsi di Jawa Barat . Bandung mendapat julukan Kota kembang karena pada jaman dulu kota ini dinilai sangat cantik dengan banyaknya pohon dan bunga yang tumbuh Selain itu Bandung dahulunya disebut juga dengan Parijs van Java karena keindahannya.

Pulau Lombok dalam banyak hal mirip dengan Bali, dan mulai dikenal wisatawan mancanegara tahun 1990-an. Pada tahun 2007 sektor pariwisata adalah satu-satunya sektor di Lombok yang berkembang.

Kesemua wisata dapat diperoleh melalui Paket Wisata dan Tour Murah Indonesia Hanya di Piknikers.com dan dapatkan Wisata Murah untuk anda bersama keluarga, rekan atau kerabat dekat.

Minggu, 06 April 2014

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

Pada tahun 2005, ASUS dikirim 52 juta motherboard, yang berarti satu dari setiap 3 PC desktop yang dijual tahun lalu ini didukung oleh motherboard ASUS. Jika kita garis mereka berdampingan, panjang akan lebih panjang dari jarak dari New York ke San Francisco. ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

Kualitas produk ASUS 'berasal dari pengembangan produk. Ini seperti belajar bahasa Cina Kung-Fu; salah satu harus dimulai dengan menumbuhkan "Chi" dan kekuatan batin. Selain berinovasi fitur-fitur terkini, insinyur ASUS juga memberikan perhatian khusus terhadap EMI (gangguan elektromagnetik), thermal, akustik dan detail yang biasanya luput dari perhatian untuk mencapai kepuasan pelanggan. ASUS notebook notebook TCO'99-bersertifikat pertama di seluruh dunia. Persyaratan untuk kehormatan ini meliputi pengendalian emisi radiasi, energi (konsumsi baterai), ekologi (ramah lingkungan) dan ergonomi.

ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

Untuk berhasil dalam industri ultra-kompetitif, produk yang hebat harus dilengkapi dengan kecepatan-ke-pasar, biaya dan pelayanan. Itu sebabnya semua 58.000 karyawan ASUS berusaha untuk "ASUS Jalan Total Quality Management" untuk menawarkan kualitas terbaik tanpa mengorbankan biaya dan waktu-ke-pasar sambil memberikan nilai maksimum untuk semua pelanggan melalui layanan kelas dunia.

ASUS memenangkan 1.706 penghargaan pada tahun 2005 dari media yang paling dihormati di dunia IT dan organisasi.BusinessWeek peringkat ASUS di antara nya "InfoTech 100" untuk tahun berturut eighht. Para pembaca Panduan Hardware Tom, website IT terbesar di dunia, memilih ASUS sebagai pembuat motherboard terbaik (4 tahun berturut-turut) dan kartu grafis (dua tahun berturut-turut). Selain itu, perusahaan yang membawa pulang penghargaan bergengsi "National Award of Excellence" yang disajikan oleh Departemen Ekonomi dan Urusan Industrie Forum Jerman (iF) Gold Award untuk keunggulan desain industri. ASUS Notebook Terbaik dan Favoritku

Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga

Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat - Nilai-nilai kesetiaan yang bisa bermanfaat bagi hubungan antar manusia meski memerlukan pengorbanan yang luar biasa. Menurut KBBI, arti kata setia adalah: patuh, berpegang teguh pada janji, pendirian atau tetap dan teguh hati (dalam persahabatan). Sedangkan “kesetiaan” bisa diartikan keteguhan hati, ketaatan dan kepatuhan.

Mungkin saat ini, arti kesetiaan sudah mulai menjadi sesuatu yang langka. Kedudukan, harta bahkan kepentingan tertentu seakan membelenggu sifat setia yang pada dasarnya dimiliki oleh setiap manusia.

Banyak kisah atau kejadian yang dapat menjadi Inspirasi Kesetiaan, entah itu berasal dari kehidupan manusia maupun hewan. Berikut Inspirasi Kesetiaan yang dapat diambil dari sifat kehidupan hewan Gajah berdasarkan sebuah penelitian dan pengamatan. 

Kisah Inspirasi Kesetiaan bersama Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat. Ketenangan kawanan Gajah di padang rumput Afrika yang sedang bercengkerama dengan kelompoknya terkoyak saat sekelompok pemburu bersenjata datang menghampiri mereka. Dengan brutal pemburu tersebut memberondongkan isi senapan ke arah seekor Gajah yang memiliki gading yang sangat besar. Suara senapan yang memekakkan telinga serta deru kendaraan sang pemburu, membuat kelompok Gajah itu berlarian berpencar menyelamatkan diri.

Saat kekacauan berakhir, yang tersisa hanya Gajah jantan dengan gading yang sudah tidak ada lagi di kepalanya, tergeletak tak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah. Seekor gajah betina dengan langkah lemas mencoba kembali dan mendatangi mayat Gajah itu dengan wajah sendu namun dengan mata kemerahan menahan amarah. Ia terus mengelus mayat itu dengan belalainya dan mengguncangkan kepala yang tanpa gading dengan kakinya. Tanpa terasa, air mata Gajah pun menetes.

Dari kejauhan, sekelompok Hyena dan Burung pemakan bangkai melihat mayat gajah yang siap untuk disantap. Gajah betina pun tahu akan hal itu. Ia tidak akan beranjak dan terus menunggui mayat gajah itu dari gangguan binatang liar lain sambil tetap mengelus dengan belalainya. Cap Kaki Tiga, Setia, Manfaat

Hari terus berganti, kesetiaan gajah betina itu terus ditunjukkan dengan tidak meninggalkan mayat gajah yang semakin membusuk, tanpa mempedulikan dirinya kelaparan. Terus di jaga dari gangguan binatang lain, sampai akhirnya diketahui oleh petugas taman safari. Dengan berbagai upaya, mayat gajah itu berhasil dievakuasi dan dikubur. Dengan langkah gontai dan menyimpan kepedihan mendalam, akhirnya gajah betina pun meninggalkan lokasi Berhari-hari Gajah betina ini tidak mau makan meski sudah disediakan oleh petugas Safari, seakan merasakan kepedihan mendalam.